Yayasan Pengembangan Pendidikan Dan Pelatihan Masyarakat Papua, disingkat YP3MP didirikan oleh Almarhum Hizkia Daundy, S.KM.,M.Kes dan Dra. Maria Sumartini, M.Si yang berkedudukan di Kabupaten Jayapura adalah sebuah yayasan yang mendedikasikan pengabdiannya kepada peningkatan kualitas kehidupan bangsa melalui perluasan akses bagi masyarakat untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Bertolak dari kondisi Provinsi Papua dengan kondisi geografisnya yang sulit dijangkau dan tenaga kesehatan yang masih kurang, maka pada tanggal 25 September 2009 STIKES Jayapura berdiri dengan ijin No.156/D/O/2009 dan sebagai Ketua STIKES Jayapura Dra. Maria Sumartini, M. Si dengan Program Studi yaitu Program Studi S1- Keperawatan dan DIII- Kebidanan, program Studi Studi Profesi Ners. berdiri pada 12 Agustus 2014 dengan Nomor 295/E/O/2014 dengan SK Akreditasi LAM-PTKes dengan SK Nomor 0013/LAM-PTKes/Akr/Pro/I/2019, S1 Kebidanan dan Pendidikan Profesi Bidan dengan Nomo : 644/E/O/2022. Program studi S1-Farmasi yang berdiri pada tanggal 12 Juli 2019 dengan Nomor B/221/L14/KL.00.00/2019. Program studi tersebut ikut membantu pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Papua yang sehat. Kemudian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Jayapura Beralih Bentuk menjadi “UNIVERSITAS JAYAPURA” dengan Nomor 70/A/O/2024 tentang Izin perubahan Bentuk, dengan 2 Fakultas dan 7 Program Studi yaitu Fakultas Ilmu Kesehatan dan fakultas Ekonomi dan Bisnis yang terdiri dari program studi S1 Keperawatan, S1 Kebidanan,S1 Farmasi, S1 Administrasi Rumah Sakit, D-IV Teknologi Laboratorium Medis, S1 Bisnis Digital, Pendidikan Profesi Ners dan Pendidikan Profesi Kebidanan. Sesuai dengan Visi Universitas Jayapura yaitu” Menjadi Universitas yang Unggul dalam Persaingan Global Pada Tahun 2049.”
Provinsi Papua terletak di bagian paling Timur wilayah Republik Indonesia, dengan memiliki luas daratan 421.981 km² (21,9% luas wilayah Indonesia), luas wilayah perairan 228.000 km² yang mempunyai struktur alam yang berbukit-bukit dan sukar ditembus oleh sarana transportasi. Hal tersebut merupakan salah satu alasan mengapa pembangunan nasional khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan dapat berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang masih sulit diwujudkan secara merata di Provinsi Papua ini.
